Setiap Orang Ada Masanya, Setiap Masa Ada Orangnya

Hari ini di sekolah anak saya sedang ada acara kenaikan kelas, berupa ibadah dan performance per level, dari playgroup hingga grade 6 (SD). Di akhir acara, ternyata grade six membuat sebuah video ucapan terima kasih dan perpisahan, yang ditayangkan setelah acara selesai.

Ada kata-kata menarik di video itu, yang mungkin sudah sering kita dengar, namun tiba-tiba kembali mengingatkan saya. “Setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya.” Ketika mendengar itu tiba-tiba saya terdiam, dan mulai ingatan masa lalu kembali berputar di ingatan saya seperti halnya mesin waktu yang diputar kembali. Bahkan tanpa terasa air mata menetes, mengingat masa yang telah saya lewati hingga saat ini.

Saya menyadari, waktu di bumi ini terbatas, masa hidup kita di bumi ini sebentar, gak sebanding dengan masa yang disebut kekekalan. Padahal kita bisa masuk ke kekekalan sangat erat kaitannya dengan apa yang kita lakukan selama waktu terbatas ini.

Dan setiap masa atau musim kehidupan yang singkat ini, Tuhan tempatkan kita untuk berkarya, meskipun dalam waktu singkat. Ya, singkat, karena bahkan dalam satu tahun kehidupan kita bisa berpindah dari satu situasi, level, atau keadaan yang berbeda.

Ini mengingatkan saya untuk selalu berusaha maksimal melakukan sesuatu setiap hari. Waktu di bumi ini singkat, kesempatan demi kesempatan kita bisa saja lewati kalau kita tidak sadar bahwa setiap detik hidup kita sebenernya ga ada yang sama. Tanpa sadar seringkali kita melewatkan banyak hal yang baik, dan terjebak pada hal yang bisa cepat berlalu.

Mazmur 90:12 (TB) Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Efesus 5:15-16 (TB) Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya. Gak ada yang kebetulan dalam hidup, Tuhan sudah tentukan kita di masa yang tepat, bagi orang-orang yang tepat Tuhan berikan di sekeliling kita. Jangan lewatkan setiap masa, karena itu akan cepat berlalu, baik masa maupun orangnya.

See also  Tenang di Tengah Badai

Terpujilah Tuhan. Soli Deo Gloria.
Bagus Tri Widiantoro.